Blog

October 23, 2020 SEO  No comments

Secara adanya kategori produk, maka pengunjung akan lebih gampang mencari produk sesuai kebutuhannya, tanpa perlu berlama-lama mencari satu per satu produk. Perangkat pencari akan menampilkan konten sesuai hasil pencarian dengan paling sesuai dengan tahapan secara berurutan. Kamu saja perlu mengikuti berbagai aturan yang ditetapkan oleh mencari engine atau mesin pencari, dalam hal ini merupakan Google. Oleh karena itu, sangat penting untuk menyimak bagaimana cara optimasi SEO, apa saja indikator yang utama SEO, serta algoritma Google web. Dengan memperoleh ranking tinggi dari mesin pencari, maka potensi trafik organik Awak pun akan meningkat. Bukan hanya bisa membuat trafik website menjadi tinggi, tapi trafik tersebut juga mampu lebih tepat dan pantas dengan tujuan website nun Kamu bangun. Biasanya, nih, pengguna internet yang menyambut lama sampai website loading sepenuhnya akan menceritakan kepandaian kurang mengenakkannya ke pengguna lain.

Alhasil, pengguna dan temannya ini tak akan lagi membuka website yang serupa buat kedua kalinya. Inilah konsekuensinya website dengan loading nun lambat. Hal ini turut dikonfirmasi oleh Udi Manber selaku mantan Chief of Search Quality Google.

Rand Fishkin dari Moz mencoba melakukan eksperimen tersebut di Twitter. Ia memanipulasi halaman web yang muncul di hasil pencarian.

Namun, setidaknya Anda tahu apa yang membuat bounce rate menjadi tinggi dan orang2 tidak melakukan interaksi apa pun. Apabila website gemar lambat, pengunjung akan melepaskan respons negatif dan bounce rate meninggi. Google kendati akan terus menganalisis aspek lain yang membuat unik website memperoleh penalti, sebagaimana konten yang tidak bernas dan desain dan navigasi yang justru memicu rasa tidak puas pengunjung. Google search ‘memaksa’ website agar waktu loading-nya semakin singkat oleh karena itu user experience menjadi kian baik.

Caranya, ia meminta followersnya untuk ‘bounce’ dari satu halaman ke halaman lainnya & bertahan di sana selama masa beberapa lama. Meskipun berisikan konten berkualitas dan layout menarik, website dengan loading yang lambat hanya bakal memperparah bounce rate terlintas 90%. Anda memang bukan bisa ‘memaksa’ pengunjung untuk berlama-lama di website.

Melihat paten Google dan dalam sana Anda akan menemukan suatu fakta menarik. Jentera telusur ini menggunakan keterangan yang memuat informasi bagaimana user berinteraksi dengan kinerja pencarian yang ditampilkan. Keterangan inilah yang kemudian hendak mendorong Google untuk memodifikasi hasil pencarian di tanda mendatang. Apabila waktu loading hanya dua detik, website akan memiliki rata-rata 8. 9 page visits masing-masing user/pengguna. Namun, page view akan menurun menjadi 3. 3 bilamana website mencita-citakan waktu hingga 8 detik agar terbuka dengan sempurna.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>